Christo Melaju ke Final Tunggal dan Ganda ITF Men’s Future 2016

MAKASSAR – Kubu tuan rumah berpeluang memborong gelar juara tunggal dan ganda dalam turnamen tenis internasional Permata Bank Men’s Future 2016. Andalan Indonesia, Christopher Rungkat berhasil memenangi laga semi final pada kedua nomor yang berlangsung di lapangan tenis Karebosi Makassar, Jumat (26/8).  Pada nomor tunggal, Christo menghentikan perlawanan Cheng Yu Yu (Taipei). Unggulan keempat berperingkat 601 dunia itu menang rubber set  4-6 7-5 6-1.  Kendati akhirnya menang, Christo membuat penggemar tenis di ibu kota Sulawesi Selatan yang memadati stadion kebanggaan masyarakat kota Anging Mamiri itu was was. Christo terlihat kesulitan meladeni pukulan slice  yang dilancarkan lawannya, non-unggulan berperingkat 871 dunia itu.  “Meski kalah di set pertama, saya tetap yakin bisa mengambil set kedua. Setelah itu, lawan akan habis di set terakhir,” tutur Christo usai laga dalam tempo dua jam tiga menit itu.  Kemenangan tersebut membuka peluang petenis berjuluk Bandit ini untuk merengkuh gelar tunggal ke-11 dalam turnamen kategori ITF Men’s Futures ini. Di final, Christo akan menantang unggulan ketiga asal Meksiko, Lucas Gomes (523) yang mengalahkan wakil Jerman, Sami Reinwein dalam duel kidal lewat laga straight set  6-1 6-4.  Laga final kejuaraan berhadiah total 10.000 dollar AS (sekitar Rp 130 juta) ini adalah pertemuan pertama antar kedua petenis.  Selain tunggal, Christo juga sukses masuk babak pamungkas nomor double  berpasangan dengan David Agung Susanto. Duet yang menempati unggulan kedua itu mengalahkan sesama ganda Indonesia, Armando Soemarno/Sunu Wahyu Trijati. David/Christo menang setelah melewati partai super tie break  6-1 4-6 (10-5).  Di laga pamungkas, duet andalan skuat Piala Davis Merah Putih ini akan meladeni ganda asal Taipei, Wei De Lin/Cheng Yu Yu yang di empat besar memupuskan harapan pasangan India, Aryan Goveas/Jayesh Pugliya 6-2 6-4.  “Saya yakin bisa juara di Makassar, baik tunggal maupun ganda. Semoga saya cukup bugar untuk menjalani pertandingan final,” tukas Christo penuh keyakinan.  Di kategori ganda turnamen entry level dalam kalender Federasi Tenis Internasional (ITF), Christo tengah memburu rekor gelar juara ke-31. Piala terakhir diperolehnya, berpasangan dengan David pada kejuaraan bertajuk Becamex Cup Vietnam F1 Futures di Thu Dau Mot City, Akhir Juli lalu.  BERITA TERKAIT Jalani 2016 dengan Fantastis, Murray Raih Penghargaan Personality of the Year 135 0 Kans Indonesia di Combiphar Tennis Terbuka Menipis 243 0 Nishikori Bidik Grand Slam Musim Depan 202 0 Djokovic Mulai Kehilangan Motivasi Usai Juara Prancis Terbuka 114 0 Legenda Tenis Yakin Djokovic Bangkit Tahun Depan 170 0

Sumber: TopSkor ID