Duel El Clasico, Barcelona di Atas Angin

, Barcelona – Barcelona memastikan diri melenggang ke perempat final Liga Champions. Namun para pemain klub Catalan itu belum sepenuhnya lepas dari ketegangan. Sebabnya, Senin dinihari, 23 Maret 2015, mereka harus menjamu musuh bebuyutan, Real Madrid, dalam duel bertajuk El Clasico. “Kami sedang dalam performa terbaik dan akan tampil di kandang sendiri. Kami juga memimpin klasemen. Namun tetap saja ada banyak sekali risiko setiap kali menghadapi Real Madrid,” kata pelatih Barcelona, Luis Enrique, seperti dikutip dari Inside Spanish Football , Kamis, 19 Maret 2015. Performa Barcelona memang sedang moncer. Mereka baru saja menekuk Manchester City 1-0 pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Pada La Liga, penampilan mereka juga ciamik. Dalam sepuluh laga terakhir mereka di La Liga, misalnya, Barcelona hanya sekali kalah, yakni saat ditekuk Malaga 0-1 pada 21 Februari 2015. Dari sepuluh laga itu, mereka mencetak 38 gol. Jika dirata-rata, tim Azulgrana ini mencetak 3,8 gol setiap pertandingan. Istimewanya lagi, Lionel Messi cs hanya kebobolan delapan gol dari sepuluh laga terakhir itu. Catatan fantastis ini membuat Barcelona memimpin klasemen La Liga dengan 65 poin, unggul 1 poin dari Real Madrid. Persaingan ketat inilah yang membuat Luis Enrique tak ingin jumawa meski performa Real Madrid sedang babak belur. Dalam tiga pertandingan terakhir di La Liga, Real Madrid hanya menang sekali. Mereka juga dipermalukan Schalke 3-4 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, 10 Maret 2015. “El Clasico selalu menjadi pertandingan yang menarik. Kami harus memberi penampilan terbaik untuk laga ini. Sebab, hanya dengan begitu kami bisa menang,” kata pelatih Real Madrid, Carlo Anceltti. Don Carlo, sapaannya, mengatakan dia tak akan melakukan banyak perubahan formasi saat melawan Barcelona. Hanya, “Saya masih meragukan stamina Iker Casillas,” kata Ancelotti. Sedangkan Real Madrid harus memenangi laga ini untuk merebut kembali takhta klasemen. Mereka tak boleh lagi terpeleset karena La Liga hanya menyisakan sebelas pertandingan. | INSIDE SPANISH FOOTBALL | DWI AGUSTIAR

Sumber: Tempo.co