Bonek diimbau tidak memaksakan datang ke Rembang

Sindonews.com – Loyalitas Bonek masih menjadi perhatian tim-tim peserta kompetisi sepak bola di Tanah air. Terbukti, pihak PSIR Rembang melarang suporter Persebaya itu tidak datang ke Stadion Krida, Rembang, Sabtu sore (2/3). Imbuan tersebut diungkapkan Sekjen Ganster -julukan suporter PSIR, Aviv Mahmudi. Alasannya, bukan takut bonek membuat onar tapi karena minimnya kapasitas stadion. “Karena Stadion Krida yang sangat kecil, maka dengan kerendahan hati mengimbau rekan-rekan Bonek tidak rawuh di Rembang,” harapnya. Keputusan tersebut, lanjut Aviv, sesuai hasil pertemuan pihak keamanan Polres Rembang sudah berkoordinasi dengan manajemen PSIR dan perwakilan suporter, Kamis (28/1). “Kami mohon maaf sekali. Ganster pengen selalu seduluran, tapi karena kapasitas stadion maka kami menerima imbauan Polres,” sambungnya. Kapasitas Stadion Krida memang tidak terlalu besar. Sebab hanya bisa menampung tujuh ribu penonton saja. Di pertandingan melawan Persema, stadion sudah penuh oleh pendukung PSIR. “Apalagi jika kedatangan Bonek. Kemarin waktu lawan Persema saja sudah overload, ” ucapnya. Pihak panpel sendiri, lanjut Aviv, juga tidak menyediakan tiket buat suporter tamu. “Daripada nanti di sini tidak bisa masuk lebih baik tidak datang. Kami juga kasihan kalau jauh-jauh datang, tapi tidak bisa menjamu dengan baik, ” lanjut. Sayangnya, imbuan tersebut tampaknya tidak akan mempan. Sebab, animo penonton dari Surabaya sulit dibendung. Apalagi, ini merupakan laga away pertama dan jarak Surabaya-Rembang bisa ditempuh dari jalur darat. Selain itu, Persebaya juga baru saja menang besar dari Bontang FC 5-0. Di pertandingan melawan Bontang di Stadion Gelora Bung Tomo lalu, tiket yang dicetak sebanyak 17 ribu lembar juga ludes. “Kita juga berharap teman-teman suporter dari Surabaya untuk menahan diri karena pihak tuan rumah sudah mengeluarkan imbauan,” ujar Media Relation Persebaya, Ram Surahman. ( aww ) dibaca 5.893x

Sumber: Sindonews