BPBD Lebak:16 Kecamatan Rawan Puting Beliung

Lebak – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat 16 kecamatan di daerah itu rawan bencana puting beliung yang mengakibatkan kerusakan perumahan warga juga pepohonan tumbang. “Kami dua hari terakhir ini menerima laporan empat rumah dan satu pondok pesantren rusak berat akibat diterjang angin puting beliung,” kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Lebak Madias di Lebak, Selasa (20/12). Saat ini, BPBD Lebak terus mengoptimalkan imbauan-imbauan kepada masyarakat yang tinggal di 16 kecamatan karena masuk daerah rawan bencana angin puting beliung. Ke-16 kecamatan itu antara lain Rangkasbitung, Cikulur, Cibadak, Warunggunung, Cimarga, Kalanganyar, Cipanas, Malingping, Wanasalam, Maja, Curugbitung, Cipanas, Gunungkencana, Pangggarangan, Cileles, dan Cibeber. Bahkan, bencana angin puting beliung yang terjadi Sabtu (18/12) dan Minggu (19/12) di Kecamatan Maja dan Warunggunung merusak empat bangunan rumah dan satu pondok pesantren hingga rusak berat. Beruntung bencana alam tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Biasanya, peluang angin puting beliung itu terjadi setelah hujan kecil pada sore hari. “Kami memberikan peringatan imbauan peting beliung guna mengurangi resiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa,” katanya. Menurut dia, selama ini, cuaca buruk menerjang sejumlah wilayah Kabupaten Lebak dengan angin puting beliung dan longsor. Selain itu juga hujan lebat yang mengakibatkan ruas jalan tergenang banjir. Cuaca buruk itu akibat curah hujan cukup tinggi, sehingga warga perlu mewaspadai terjadi bencana alam tersebut. Saat ini, kata dia, beberapa hari terakhir hujan deras disertai angin kencang terjadi sore hari. “Kita perlu meningkatkan kewaspadaan dengan tibanya musim hujan itu,” katanya. Berdasarkan laporan dari BMKG Banten bahwa puncak hujan akan terjadi akhir Desember sampai Januari 2017. Saat ini, hampir setiap hari hujan deras disertai angin puting beliung terjadi di wilayah Lebak. “Kami minta seluruh warga dapat meningkatkan kewaspadaan cuaca buruk sehingga tidak menimbulkan korban jiwa,” katanya. Madias menyebutkan, pihaknya telah menyalurkan bantuan bagi warga yang mengalami bencana angin puting beliung di Kecamatan Malingping dan Warunggunung itu. Bantuan itu berupa bahan pokok, susu, kopi, sarden, selimut dan peralatan dapur serta minuman kemasan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi warga,” katanya. /JEM

Sumber: BeritaSatu