Dua Perempuan Bunuh Diri di Pasar Nigeria, 30 Tewas

Bauchi – Dua perempuan pelaku bom bunuh diri menewaskan lebih dari 30 orang dan melukai puluhan orang di pasar tradisional yang ramai, kota Madagali, Nigeria, Jumat (9/12). Kantor berita Reuters bahkan menyebut serangan itu menewaskan 56 orang. Reuters mengutip pernyataan Yusuf Mohammed, kepala pemerintah daerah setempat, yang menyebut pemboman itu menewaskan 56 orang dan mengakibatkan 57 orang luka-luka. “Dua orang itu menyamar sebagai pelanggan, meledakkan sabuk bom bunuh diri di bagian pasar yang menjual bijian dan pakaian bekas,” tambahnya. Mayor Badare Akintoye, juru bicara satuan tentara di kota terdekat Mubi, mengatakan bahwa serangan-serangan telah dilakukan secara bersamaan oleh dua perempuan muda yang berusia seperti siswi sekolah. “Mereka meledakkan dua bom pada waktu yang sama, membunuh 30 orang, dan mereka sendiri juga tewas. Sedikitnya 30 orang telah terbunuh dalam ledakan bunuh diri yang dilakukan oleh dua perempuan yang menjadi pelaku bom bunuh diri di pasar. Beberapa orang juga terluka dalam serangan,” tambahnya. Pengeboman ini menjadi ciri khas serangan kelompok militan Islamis Boko Haram, yang telah melancarkan pemberontakan untuk menegakkan syariat Islam di wilayah timur laut. Meskipun demikian, tidak ada pernyataan langsung bahwa Boko Haram bertanggung jawab. Boko Haram telah sering menargetkan daerah – seperti pasar, tempat-tempat ibadah dan kamp pengungsi – sebagai sasaran serangan bom bunuh diri di seluruh wilayah timur laut Nigeria dan di negara tetangga Kamerun dan Niger. Ahmadu Gulak, pengemudi yang membeli teh di pasar, menyatakan bahwa kedua ledakan mengguncang lokasi secara bersamaan pada Jumat pagi di ujung jalan pasar yang berlawanan. Ia melihat banyak korban luka-luka dibawa ke rumah sakit terdekat oleh ambulans. Unggul Wirawan/WIR Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu