Pengembang Bergairah Garap Properti Bekasi (2-habis)

Prediksi Togel Singapore Pembangunan infrastruktur, khususnya transportasi yang dilakukan pemerintah pusat merekatkan Bekasi dengan Jakarta dan kota-kota lainnya di Jabodetabek. Infrastruktur seperti tol Bekasi, Cakung, Kampung Melayu (Becakayu) merupakan salah satu contoh. Begitu juga dengan LRT yang digarap BUMN PT Adhi Karya Tbk. “Kalau LRT sudah beroperasi, harga properti di Bekasi bisa naik 30%,” ujar Arvin F Iskandar, managing director PT Gapura Prima Tbk, di Bekasi, baru-baru ini. Gapura Prima merupakan salah satu pengembang yang menggarap proyek properti terpadu (mixed use development) di Kota Bekasi. Kini, BTC City yang digarap Gapura Prima memasuki fase pembangunan menara pertama apartemen yang segera dilanjutkan dengan menara kedua pada 2017. Sementara itu, Presiden Direktur PT Pikko Land Developmnet Tbk, Nio Yantony, pengembang Thamrin District, mengatakan, Bekasi Selatan secara umum dan Jalan Ahmad Yani khususnya, tumbuh menjadi ruas jalan paling sibuk di Kota Bekasi. Jalan ini merupakan etalase kota dan pusat perekonomian di Kota Bekasi. Hal ini terlihat dari berbagai aktivitas perdagangan dan jasa terkonsentrasi di sepanjang kawasan ini. “Karenanya, kawasan terpadu Thamrin District diharapkan dapat memfasilitasi kebutuhan penduduk di Kota Bekasi, maupun pekerja industri untuk mendapatkan tempat tinggal” ucap Yantony Para penghuni Thamrin District, nantinya dapat memenuhi segala kebutuhannya dalam satu kawasan dengan berbagai fasilitas berkelas yang disiapkan berkonsep hijau dengan memperhatikan kenyamanan, kemudahan para penghuninya. Pengembangan kawasan terpadu pertama di Kota Bekasi, Thamrin District (4 in 1 integrated development) menyiapkan 4 (empat) menara apartemen Eksklusif bersertifikat strata title, setinggi 24 lantai dan 549 unit per tower-nya. Menara hunian ini bersinergi dengan ruko komersial dan lifestyle (Commercial & Lifestyle Zone), pusat perbelanjaan (The Mall) di lantai satu dan dua bagian bangunan menara di lahan seluas 1,6 hektar. “Dengan konsep One Stop Living & Green Architecture, Thamrin District dilokasi sangat strategis di jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan – Kota Bekasi, nantinya menjadi ikon baru diKawasan Bisnis Strategis Kota berdasarkan rencana tata ruang wilayah Kota Bekasi 2011-2031” ucapnya. Pusat kuliner terbaik dengan berbagai kafe dan restoran makanan Indonesia maupun Internasional berada di zona Mall. Sedangkan, area komersial diperuntukkan untuk aktivitas bisnis dan di Zona Lifestyle diperuntukkan untuk fasilitas kecantikan, kebugaran, kesehatan serta fashion para penghuni. “Lokasi Thamrin District sangat strategis di pertigaan pekayon dan berada disekitar mal-mal, Rumah Sakit (Awal Bross, Mitra Keluarga), Sekolah (Al Azhar, Victory Plus School) dan Kampus (Trisakti Management, Binus University). Posisi ini sangat dekat atau sekitar 5 menituntuk mengakses pintu tol Bekasi Barat, 7 menit dari pintu tol Bekasi Timur dan waktu pulang – pergi Thamrin District dengan CBD Sudirman Jakarta diperkirakan 30 Menit. Kedepannya, Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) dan Kereta Api LRT akan melintasi jalan Ahmad Yani yang memudahkan akses ke Bandara Halim Perdanakusuma dan tujuan lain di daerah CBD Jakarta. Sejak April 2016, Transjakarta telah membuka 2 rute yang melintasi Jalan Ahmad Yani, yaitu Rute Bekasi MM – Bundaran HI dan Rute Bekasi MM – Tanjung Priok. Thamrin District menawarkan berbagai fasilitas berkelas dan lansekap hijau dimana para penghuni dapat tinggal dengan nyaman, bersantai bersama keluarga, melakukan aktivitas olahraga outdoor, berenang, berbisnis, kuliner, menjamu relasi atau teman. Tidak saja fasilitas menyedia fasilitas seperti Barbeque Area, Jacuzzi, Sunset Lounge, danBlossom Garden. Thamrin District juga menyedia Children Haven, bagi kenyaman buah hati berenang dan bersosialisasi dengan anak seusianya dengan fasilitas children pool, flower garden, children playground dan children park at city light garden dengan landscape hijaunya. Yantony menambahkan, pada prinsipnya, perizinan dan administasi pengembangan Thamrin District sudah komplet. “Kami masih membutuhkan waktu beberapa bulan ke depan untuk pemancangan tiang pancang pertama (groundbreaking) sekaligus penjadwalan pembangunannya” jelas dia. Dia menjelaskan, Thamrin District memiliki empat tipe kamar di menara apartemen (residence), dengan luas mulai 21.01 m2 (Studio) hingga 76.21 m2 (4 BR), dipasarkan mulai dari harga Rp 300 jutaan hingga Rp 990 jutaan per unit. Pusat Komersial dan lifestyle yang berada di Lantai 1 dan 2 dari bangunan residensial dengan luas sekitar 159.13 m2 – 254.91 m2 dipasarkan mulai harga Rp 4 miliar per unit. Edo Rusyanto/EDO Investor Daily

Sumber: BeritaSatu