Shakhtar Percaya Diri Pemainnya Akan Balik ke Ukraina

RIMANEWS- Presiden Shakhtar Donetsk Rinat Akhmetov mengatakan dirinya percaya diri penyerang Brazil Fred dan lima rekan setimnya yang menolak kembali ke Ukraina setelah tragedi pesawat Malaysia Airlines akan segera kembali. “Itu benar, enam pemain tidak kembali ke Ukraina dari Prancis,” kata petugas pers Shakhtar mengutip pernyataan Akhmetov pada Senin (21/7). “Namun saya percaya bahwa pemain-pemain itu akan segera kembali.” “Mereka semua berada di bawah ikatan kontrak dan pada kasus mereka menolak untuk kembali, mereka akan menderita sanksi-sanksi yang telah ditetapkan dalam kesepakatan-kesepakatan mereka.” Keenam pemain itu adalah pemain Brazil Fred, gelandang serang yang juga mewakili negaranya di level U-20, Alex Teixeira, Douglas Costa, Dintinho, Ismaily, dan Facundo Ferreyra asal Argentina. Mereka menolak untuk terbang kembali ke Ukraina setelah tim mereka kalah 1-4 dari Lyon pada pertandingan persahabatan yang dimainkan di Annecy, Prancis. Akhmetov mengatakan Shakhtar menjamin keamanan para pemain. “Saya berharap bahwa bersama-sama kita akan mampu melewati semua masalah kesalah pahaman ini… bahwa mereka (para pemain) tidak perlu cemas terhadap apapun di sini.” “Kami (Shakhtar) siap untuk menjamin keamanan semua pemain di klub.” “Kami tidak akan pernah membawa mereka ke tempat yang berbahaya.” Selain enam pemain Shakhtar, gelandang Argentina yang bermain di Metalist Kharkiv Sebastian Blanco juga menolak kembali ke Ukraina dari kamp latihan di Austria. “Setelah jatuhnya pesawat Malaysia, saya tidak memiliki niat untuk kembali ke Ukraina,” demikian dikutip dari pernyataan pemain 26 tahun itu. “Situasi di sana saat ini tidak normal. Saya memutuskan untuk bertahan di Buenos Aires.” Federasi Sepak Bola Ukraina (FFU) menetapkan bahwa mereka tetap memulai kejuaraan nasional pada 25 Juli meski terdapat masalah-masalah di bagian timur negeri itu, yang dipicu oleh jatuhnya pesawat terbang komersial Malaysian Airlines pada Kamis. “Seluruh negeri berduka atas tragedi yang terjadi. Ini menyedihkan,” kata juru bicara FFU Pavel Ternovoi. “Namun itu tidak akan mempengaruhi dimulainya kejuaraan nasional. Kami menegaskan bahwa sepak bola semestinya dijauhkan dari politik.” (ant) Baca Juga Jokowi Gelar Nonton Bareng Timnas di Bali Vietnam Pakai Jersey Merah, Indonesia Putih Persib Bandung Belum Pasti Main di AFC Cup 2017 Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Shakhtar Donetsk , Rinat Akhmetov , Brazil , Ukraina

Sumber: RimaNews