El Clasico dengan Pengamanan Ekstra Ketat Sepanjang Sejarah

Metrotvnews.com, Madrid: Laga El Clasico yang berlangsung Minggu 22 November dini hari nanti, akan dijaga ekstra ketat. Bahkan menurut Menteri Dalam Negeri Spanyol, Jorge Fernandez Diaz pertandingan yang berlangsung di Santiago Bernabeu ini dipastikan menjadi laga yang melibatkan operasi keamanan tingkat tinggi yang pernah ada di Olahraga. Hal itu buntut dari serangan Teror ISIS di Paris yang terjadi akhir pekan lalu. Sehingga membuat Menteri Dalam Negeri Spanyol, Jorge Fernandez Diaz untuk menurunkan ribuan personel demi mengamankan laga antara Real Madrid dengan Barcelona tersebut. Baca juga Barcelona Permak Hercules untuk Lolos ke Perempat Final Koke Optimistis Simeone Bertahan di Atletico “Real Madrid Beruntung Bisa Duduki Singgasana La Liga” Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Diaz mengatakan alasan Spanyol enggan membatalkan laga El Clasico ini. Menurutnya, pertandingan antar musuh bebuyutan di tanah Spanyol tersebut berpotensi menyedot 400 juta orang yang ingin menontonnya. “Keamanan akan sangat diperketat dan ada banyak personil keamanan untuk mengontrol, tidak hanya akses ke stadion, tetapi juga pinggiran dan keamanan juga teruju pada transportasi yang akan membawa suporter ke stadion,” terang Diaz. Untuk itu langkah-langkah keamanan pun diperketat. Bukan hanya dari dalam dan area sekitar stadion, tetapi patroli keamanan di pinggiran kota Madrid. Seperti apa yang diinstruksikan oleh Sekretaris Negara bidang Keamanan Spanyol, Francsco Martinez. “Akan ada setidaknya 1.000 polisi yang akan berjaga di area stadion. Ini dua kali lipat dibandingkan dalam keadaan normal. Kami juga melibatkan 1.400 patroli keamanan yang akan bertugas di pinggiran Kota Madrid,” jelas Martinez. “Kami siaga anti-teroris dan akan ada keamanan yang luas sehingga dapat menjamin bahwa pertandingan berlangsung dengan normal. Kami memiliki keyakinan penuh kepada pasukan keamanan negara dan di semua orang yang akan berkontribusi, sehingga kita hanya akan berbicara tentang festival sepak bola pada hari Sabtu (waktu setempat). Kami ingin memberikan pesan damai dan tenang,” lanjutnya. La Liga juga telah menetapkan bakal ada sesi mengheningkan cipta sebelum kick off, demi menghormati 130 orang yang tewas dalam serangan teror Paris. “Dengan cara ini, seluruh insan sepak bola bersama menyatakan ungkapan belasungkawa dan menyatakan solidaritas dengan keluarga dan teman-teman korban,” tegasnya. Serangan di Paris merupakan insiden yang paling mematikan di Eropa sejak pemboman kereta yang terjadi di Madrid pada Maret 2004. Selusin bom meledak pada empat kereta commuter line yang sedang menuju stasiun Atocha Madrid. Setidaknya ada 191 orang yang tewas dan sekira 2.000 jiwa mengalami luka-luka. (IB Times) (ACF)

Sumber: MetroTVNews