Hanya Sebatas Penyemangat di Laga Derby Mahakam, Tidak Lebih

BERITA TERKAIT Ungkap Salam Perpisahan, Marcos Flores Hengkang dari Persib Arema Buru Pemain, Aji Santoso: Tiga Lokal, Dua Asing Matsunaga Merapat ke Persib, Pemain Ini Terancam Dibuang Diisukan Hengkang ke Persib, Ini Jawaban Rizky Pora Laga bertajuk Derby Mahakam antara tuan rumah Mitra Kukar menghadapi Pusamania Borneo FC dipastikan menyita perhatian. Terutama bagi suporter kedua tim, Mitra Mania (Mitman) dan Pusamania, yang pastinya tampil habis-habisan memberi dukungan di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Jumat (10/6). Meski begitu, suasana pertandingan digaransi kondusif setelah Mitman dan Pusamania sepakat untuk menjadi suporter yang sportif. ——————————— indopos.co.id – Laga derby memang selalu menyajikan tontonan yang menarik. Permainan keras dipastikan sulit terhindarkan. Sebagai suporter setia, tak jarang ikut terpancing suasana dan berakhir dengan keributan. Hal tersebut rupanya telah menjadi perhatian khusus dari pentolan Mitman dan Pusamania. Untuk itu, kedua suporter melakukan pertemuan kemarin (6/6) di Tenggarong. Walhasil, terbitlah perjanjian untuk sama-sama menghargai jalannya pertandingan. Jika harus ada yang panas dan marah, biarlah itu terjadi antarpemain di atas lapangan. Suporter hanya bertugas membantu tim kesayangan memetik kemenangan dengan cara memberikan yel-yel penyemangat. Presiden Pusamania Tommy Ermanto Pasemah mengapresiasi langkah yang diambil oleh Mitman. Ia sepakat untuk menjaga ketertiban saat Pesut Etam bertarung melawan Naga Mekes dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Menurut Tommy, ini langkah maju bagi sepak bola Kaltim. “Saya berharap hubungan antarsuporter Kaltim bisa berjalan harmonis, selamanya,” ungkapnya. Tommy mengatakan, pihak panitia menyediakan tempat bagi Pusamania di tribun timur. Sedangkan suporter tuan rumah akan menempati tribun barat. Ia juga mengimbau bagi anggota Pusamania yang akan menonton, diharamkan membawa benda tajam dan flare . Tommy tidak ingin hubungan antara Pusamania-Mitman yang mulai membaik, kembali dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Semua wajib mengikuti peraturan yang berlaku, jangan coreng laga derby nanti dengan tindakan anarkistis,” ungkapnya. Pun demikian dengan Ketua Umum Mitman, Baharudin yang mengatakan siap memberikan tempat bagi Pusamania. Ia mengatakan sudah bukan zamannya mendukung tim kebanggaan dengan kekerasan. Akan lebih positif jika bersaing lewat kreativitas dam koreografi. “Kami siap menjadi tuan rumah yang baik,” tegasnya. (*/don/er/jpg)

Sumber: Indopos