Kisah Seorang Kiper dan Seekor Burung Camar di Pertandingan Final

Jakarta – Sebagai kiper, Danny Vukovic terbiasa menyelamatkan gawang. Di sebuah laga aksi penyelamatannya bertambah; ia juga menyelamatkan seekor burung camar. Kejadian itu terjadi pekan lalu dalam pertandingan final Piala Federasi Sepakbola Australia (FFA) di AAMI Park, Melbourne, antara Melbourne City dengan Sydney FC yang dibela Vukovic. Pada suatu ketika bola sepakan seorang pemain mengenai seekor burung camar, yang memang banyak beterbangan di sekitar lapangan. Kejadian yang hadir tak berapa jauh dari kotak penaltinya itu tak luput dari perhatian Vukovic. Melihat kondisi burung camar itu tidak oke, karena tak lagi bisa terbang, Vukovic pun berteriak-teriak memanggil wasit agar permainan dihentikan dulu. Sejenak kemudian, bola keluar dan Vukovic pun mendapat perhatian si pengadil lapangan yang menanggapi dengan memberikan waktu agar burung camar yang cedera itu dievakuasi lebih dulu dari atas lapangan. Secara cekatan Vukovic pun bertindak jadi penyelamat dengan membawanya hati-hati ke tepi lapangan. Ia bahkan mengabaikan uluran tangan seorang petugas agar bisa menaruh sendiri burung camar itu. Sebelum balik untuk mengawal gawangnya, kiper kelahiran Australia 31 tahun lalu itu juga sempat terlihat memberikan belaian lekas sembuh dengan singkat buat si burung camar. Sial buat Vukovic pertandingan itu berakhir dengan kekalahan 0-1 untuk timnya. Bagusnya, kondisi burung camar yang ia selamatkan dengan cepat membaik dan bahkan sempat terlihat sedang menonton sisa pertandingan seraya dipegangi seorang petugas stadion. Uniknya, kejadian ini membuat burung camar tersebut sampai “memiliki” akun Twitter sendiri. @FFACupSeagull, demikian nama akun itu, dengan deskripsi “seekor burung dengan kemampuan olah bola yang buruk”. (krs/rin)

Sumber: Sport Detik