Mahasiswa Sumut Dukung DKPP Ungkap Kesalahan Prosedur Pilpres

Rimanews – Dukungan penuh terhadap Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk mengungkap semua kesalahan prosedur Pilpres 2014 terus mengalir. Suplemen dukungan kali ini muncul dari Gerakan Mahasiswa Penyelamat Pemilu Jujur (Gempur) Sumatera Utara. Gempur juga mendukung Komisi Pemilihan Umum dan saksi untuk menyampaikan kesaksian dengan sejujur-jujurnya tanpa ada intervensi. Baca Juga Putusan MK Kuatkan Argumentasi Amnesti Pajak Hollande Putuskan Tidak Maju Lagi di Pilpres Sidang Ahok dipindah, pengunjung tetap dibatasi “Sidangkan setiap elemen yang ikut terlibat dalam pelanggaran Pilpres 2014,” kata Ketua Umum Gempar Sumut, Topan Arifin. Puluhan orang mengaku dari Gerakan Mahasiswa Penyelamat Pemilu Jujur (Gempur) Sumatera Utara, juga mendukung sepenuhnya Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengungkap semua pelanggaran Pemilihan Pilpres tahun 2014. Pemantauan di Medan, Selasa (12/8), kelompok mahasiswa yang mendukung MK tersebut, dengan cara berjalan kaki di beberapa jalan protokol di kota itu, yakni Jalan Pulau Pinang, Jalan Raden Saleh menuju Kantor DPRD Provinsi Sumatera Utara Jalan Imam Bonjol. Bahkan, ratusan kendaraan mobil pribadi, mobil dinas dan sepeda motor mengalami macet di Jalan Pengadilan, Jalan Kapten Maulana Lubis dan Jalan Raden, akibat mahasiswa “long march” atau berjalan kaki. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Gempur , pilpres , MK , politik , Nasional

Sumber: RimaNews