Manajemen PSM Pertanyakan Keputusan Pelatih Soal Shane Malcolm

, Makassar – Direktur PSM Makassar Sumirlan mengatakan dia menyesal melepaskan pemain seleksi, yakni eks pemain tim nasional Guam, Shane Malcolm ( playmaker ). Sebab, penampilan pemain tersebut sangat bagus saat membela Bhayangkara Surabaya United di Trofeo Surabaya pada Minggu, 24 April 2016. “Dia (Shane) bermain baik dan jadi bintang Surabaya di Trofeo Surabaya, tapi PSM buang,” tutur Sumirlan, Senin, 25 April. Ia menjelaskan bahwa masa seleksi pemain asal Guam ini memang sangat singkat, sehingga sulit dinilai penampilannya. “Bagaimana mau dinilai kalau dia bermain 5-10 menit saja,” katanya. Seharusnya, ucap Sumirlan, tim pelatih memberi kesempatan kepada pemain ini turun full saat PSM melakoni laga uji coba melawan Persipura Jayapura dan Bali United. Hal itulah yang membuat manajemen jengkel atas sikap kepala pelatih Luciano Leandro. Sebab, ia memilih-milih jika ingin menyeleksi pemain asing. Sumirlan mencontohkan pemain asal Brasil yang diboyongnya, Luciano, diberi kesempatan sampai berbulan-bulan. “Masak Shane hanya diberi waktu singkat, ada apa?” Meski begitu, Sumirlan mengungkapkan, dia tidak bisa campur tangan setelah Luciano juga merangkap jabatan menjadi manajer tim PSM. Untuk itu, ia mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Luciano dalam menangani tim Juku Eja menghadapi turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) pada 29 April mendatang. “Kalau Luciano gagal, ya, dia harus terima konsekuensinya dan siap dipecat,” ujarnya. Setelah Shane dipulangkan, manajemen PSM langsung kembali mendatangkan playmaker asal Uzbekistan, Sergey Rekun. Dia (Sergey) dijadwalkan tiba ke Makassar pada Selasa, 26 April. Selain itu, PSM akan mendatangkan bekas pemain Seri A Italia, Francesco Stella. “Kita lihat saja mana terbaik, itu kami rekrut,” ucapnya. Menanggapi hal itu, Luciano Leandro menambahkan, pihaknya memang telah mencoret pemain seleksi Shane. Alasannya, Shane dinilai tidak layak membela PSM karena tidak sesuai dengan karakter yang diinginkan tim. “Kami pulangkan karena penampilan Shane tidak sesuai dengan yang kita inginkan,” katanya. Menurut Luciano, pemain seleksi tidak harus diberi waktu lama karena jadwal kompetisi TSC semakin dekat. Untuk itu, ujar dia, pihaknya tidak bakal memberikan kesempatan atau waktu kepada pemain seleksi jika memang karakternya tidak sesuai dengan kebutuhan tim. “Kan berkali-kali saya bilang, saya hanya inginkan merekrut pemain yang ada kontribusinya buat tim,” ujar pelatih asal Brasil ini. Saat ini, ia menjelaskan tidak memikirkan pemain seleksi karena hanya fokus pada persiapan PSM melawan Semen Padang dalam laga perdana TSC di Stadion Gelora Haji Agus Salim pada Jumat malam, 29 April. “Saya hanya fokus kepada tim untuk menjalani laga perdana saja. Kalau terkait dengan pemain seleksi, saya tidak ingin berkomentar,” ujarnya. Meski begitu, Luciano mengaku tim masih membutuhkan sosok playmaker atau striker asing dalam sisa waktu yang ada. Jadi ia berharap pemain seleksi yang bakal datang ini sesuai dengan kebutuhan tim Juku Eja. DIDIT HARIYADI

Sumber: Tempo.co