Menkopolhukam: Yang Bisa Menjamin 22 Juli Aman Hanya Tuhan!

Rimanews – Pemerintah tidak berani sepenuhnya menjamin kondisi keamanan selama proses penghitungan suara pada 22 Juli. Meski demikian, pemerintah telah berupaya mengantisipasi segala kemungkinan terkait potensi rusuh yang akan terjadi. “Hanya Tuhan yang bisa menjamin kondisi pada tanggal 22 Juli dengan aman,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolhukam) Djoko Suyanto di Jakarta, Sabtu (19/7). Baca Juga Larang Kampanye di Medsos, Bawaslu Halangi Kebebasan Berekspresi Jokowi Punya Alasan Sebut Aktor Politik Demo 4 November Laporan Intelijen Jokowi Meleset Laporan Intelijen Salah, Roy Suryo Sindir Jokowi Meski demikian, Djoko Suyanto menegaskan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk mengamankan proses penghitungan suara pada tanggal 22 Juli di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Intelijen sebagai garda terdepan sudah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir potensi gesekan di lapangan,” jelas Djoko Suyanto. Djoko Suyanto juga menghimbau kepada dua pasang capres – cawapres untuk tidak mengerahkan massa guna menghindari terjadinya gesekan di lapangan. “Kita tidak bisa melarang pengumpulan massa karena itu bagian dari demokrasi. Jika ada pihak-pihak yang melanggar hukum, maka akan diambil tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas mantan Panglima TNI yang juga alumnus Akabri 1973. (nul) Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Fokus Isu , Djoko Suyanto , KPU , Rusuh , Intelijen , Keamanan , Menkopolhukam , 22 juli , Fokus Isu , Djoko Suyanto , KPU , Rusuh , Intelijen , Keamanan , Menkopolhukam , 22 juli

Sumber: RimaNews