PT Jakpro Mundur sebagai Kontraktor Renovasi Velodrome di Rawamangun

JAKARTA – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menyatakan mundur sebagai kontraktor renovasi velodrome untuk penyelenggaraan Asian Games 2018. Velodrome itu terletak di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Hal ini membuat renovasi velodrome bakal kembali tertunda dari yang seharusnya sudah dimulai pada Agustus 2015. “Kami enggak tahu alasannya apa, Jakpro menyerah saja begitu kami tanya. Kalau bilang enggak sanggup bilang enggak sanggup. Ini kepentingan nasional, jadi lebih baik bilang enggak bisa sejak awal. Sekarang efeknya buat saya,” kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil Ahok, mengomentari keputusan perusahaan BUMD tersebut. Dalam rapat terbatas kabinet di Istana Kepresiden, Senin 11 Januari 2016, Pemerintah sudah mempertanyakan keseriusan DKI Jakarta sebagai salah satu tuan rumah Asian Games 2018. Apalagi dari sekian banyak kewajiban renovasi yang harus dilakukan, pada akhirnya menyisakan velodrome dan arena pacuan kuda di Pulomas yang menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta. “Wisma Atlet dan renovasi komplek GBK yang sebelumnya masuk tanggung jawab DKI Jakarta, akhirnya juga sudah diambil alih Kemenpera PU. Sekarang tinggal tersisa dua tempat untuk direnovasi, masa sih tidak mampu?” kata Gatot S. Dewa Broto, Kepala Komunikasi Publik Kemenpora. Hingga saat ini belum diketahui apa langkah yang akan dilakukan Gubernur DKI Jakarta Ahok untuk menyelesaikan renovasi velodrome dan pacuan kuda. Pastinya penyelenggaraan Asian Games 2018 makin mepat, jika harus melakukan renovasi dan lain-lain. *Ari DP BERITA TERKAIT Inasgoc Tinjau Persiapan Asian Games di Palembang 96 0 Indonesia Butuh 742 Atlet Untuk Ikut Semua Nomor di Asian Games 2018 148 0 2 Pengurus KOI Jadi Tersangka Korupsi, Menpora: Asian Games 2018 Indonesia Jalan Terus 257 0 Bendahara Umum KOI Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Dana Sosialisasi Asian Games 2018 175 0 Wisma Atlet Rampung Akhir Maret 2017, Delegasi OCA Cukup Terkesan 238 0

Sumber: TopSkor ID