300 Personel Polres Bogor Amankan Jalur Puncak

Situs Taruhan Bola Online Bogor – Satuan lalu lintas Polres Bogor Kabupaten, Jawa Barat, mengerahkan 300 personel untuk mengamankan jalur Puncak selama musim libur Lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah/2016. Kepala Satlantas Polres Bogor AKP Bramastyo Priadji saat ditemui di Pos Polisi Gadog, Kamis, mengatakan personel dikerahkan melibatkan anggota Satlantas Polres dibantu oleh Polsek. “Total ada 300 personel, terbagi 200 personel Satlantas Polres Bogor dibantu 100 dari anggota Polsek, Ciawi dan Cisarua,” katanya. Ia mengatakan, personel dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas selama libur Lebaran mulai dari H-7 hingga H+7 setelah lebaran. Personel disebar di sepanjang jalur Puncak, mulai dari Gadog, hingga Puncak Pas. Personel berjaga-jaga di setiap titik berjarak setiap 50 meter, dan lokasi rawan kemacetan, seperti jalur wisata dan lokasi penginapan. “Setiap 50 meter kita tempatkan personel yang mengatur arus lalu lintas agar tetap berjalan tertib,” katanya. Selain mengerahkan personel, Satlantas Polres Bogor juga menyiagakan Pos pengamanan Lebaran di Cisarua, TSI, dan Puncak Pas. Hari kedua libur Lebaran, arus lalu lintas di Jalur Puncak dipadati kendaraan. Kepadatan telah terjadi sejak pukul 06.00 WIB. Hingga pukul 16.49 WIB, kepadatan masih terjadi di Puncak seperti Rindu Alam, Cisarua dan Megamendung. Menurut Bramastyo antrean kendaraan saat ini mencapai 10 kilometer hingga ke Cianjur. Oleh karena itu, pihaknya memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai antrean. “Kita berlakukan one way jam 15.00 WIB, akan dibuka lagi sekitar pukul 21.00 WIB, melihat situasi dan volume kendaraan di Puncak,” katanya. Ia mengatakan, hari ini merupakan puncak arus lalu lintas yang bergerak ke Puncak. Sabtu dan Minggu diprediksikan menjadi puncak arus turun kendaraan yang berwisata di Puncak, mereka yang sudah menginap akan pulang karena Senin sudah mulai masuk kerja. Pengendara yang melintasi jalur Puncak ini ada yang untuk berwisata alam adanya juga yang berlibur menginap di hotel maupun vila masing-masing. “Kebanyakan pengendara yang bergerak ke Puncak untuk berwisata alam, adanya yang menginap di vilanya, terutama warga luar Bogor yang ditinggal mudik asisten rumah tangganya,” kata Bram. /CAH

Sumber: BeritaSatu