Andik Cemas Konflik PSSI-Menpora Ancam Karirnya di Malaysia

Situs Taruhan Bola Online VIVA.co.id – Persib Bandung memberikan kesempatan kepada Andik Vermansyah untuk pulang dan reuni dengan teman karibnya seperti M Taufiq dan Abdulrahman di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat 22 Mei 2015. Pertemuan Selangor FA dan Persib ini memang menumbuhan rasa bahagia di benak Andik yang sejak 2014 lalu memutuskan mengadu nasib di Negeri Jiran Malaysia. Bandung jadi tempat buat Andik untuk melepas rindu dengan Taufiq yang pernah jadi rekan satu jawatan ketika membela Persebaya 1927. Selain Taufiq, sosok center back kekar milik Maung Bandung, Abdulrahman juga cukup bersahabat dengan gelandang yang dikenal punya kecepatan berlari dan dribble cukup baik itu, ketika keduanya sama-sama membela Timnas Indonesia di SEA Games 2011. “Taufiq ibaratnya sudah saya anggap seperti kakak. Begitu juga dengan Abdulrahman, dia sahabat saya,” ungkapnya dalam sesi konferensi pers pre-match duel Persib kontra Selangor di V Hotel, Jalan Dr. Sutami, Kota Bandung, Kamis sore 21 Mei 2015. Namun, di balik perasaan bahagianya itu, tersimpan rasa gundah dibenak Andik. Dia merasakan kekhawatiran sekaligus kecewa dengan situasi yang saat ini terjadi di sepak bola Indonesia. Keputusan Kemenpora membekukan PSSI, membuat Indonesia terancam sanksi FIFA. Dampaknya tak hanya membuat Indonesia kehilangan hak tampil di ajang resmi yang digelar FIFA maupun AFC seperti Pra-Piala Dunia dan Pra-Piala Asia. Ataupun hilangnya hak klub Indonesia di level antarklub Asia. Juga membuat pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri terancam kehilangan pekerjaan. Sebab bukan tidak mungkin bentuk sanksi yang dijatuhkan FIFA juga bakal dijatuhkan dalam bentuk larangan kepada pemain Indonesia tampil di kompetisi luar negeri. “Sejauh ini saya cukup enjoy bermain di Malaysia. Selama saya dibutuhkan, saya akan tetap berada di Selangor,” tegasnya. “Tapi jika itu (suspend FIFA) terjadi, mungkin saja harus pulang ke Indonesia. Karena negara yang pernah disanksi FIFA juga katanya pernah ada yang pemainnya dilarang main di luar negeri. Tapi saya harap Indonesia tidak di-banned dan persoalan saat ini cepat selesai,” ungkapnya. Jika benar-benar harus pulang ke Indonesia dan kompetisi di dalam negeri tetap berjalan meski dalam situasi tengah disanksi FIFA. Andik menyatakan sudah siap bergabung dengan salah satu klub. Salah satu klub yang diakuinya pernah melakukan pendekatan adalah Persib Bandung, namun dia belum memastikan klub mana yang jadi pilihannya. “Persib pernah memberikan tawaran, dan saya juga pernah berbicara langsung dengan Pak Djadjang. Tapi itu kan dulu, karena saat ini saya harus lihat perkembangan saja,” pungkasnya.

Sumber: VivaNews