Buntut Pemukulan Di PON, Pemain Tim Futsal Papua Barat Dihukum Larangan Bermain 2 Tahun

Ricuh di laga Maluku Utara kontra Papua Barat di ajang futsal PON 2016 September lagu memberikana efek panjang. Salah satunya adalah hukuman berat yang diterima salah satu pemain tim futsal Papua Barat. Marselino Waroy, punggawa tim futsal PON Papua Barat, mendapat hukuman berat dua tahun larangan bermain di semua kompetisi yang digelar PSSI dan Federasi Futsal Indonesia. Menurut komisi disiplin PB PON, Lino terbukti memukul salah seorang pemain Maluku Utara hingga terkena 22 jahitan. “Ini hukuman dari komisi disiplin PB PON dan mereka minta hukuman ini dikuatkan oleh kami. Lagipula ini memang pelanggaran berat,” kata Albinus Laurentius, wakil ketua komisi disiplin Federasi Futsal Indonesia. “Hukuman ini juga jadi pelajaran untuk para pemain lain agar tetep menjaga sportivitas di kompetisi futsal,” ujar Lauren. Surat keputusan pun juga sudah dikirimkan ke tim futsal Papua Barat dan Lino pun juga sudah tidak bisa lagi mengajukan banding karena PB PON selaku pembuat keputusan sudah tidak lagi aktif dan tenggat waktu banding yaitu tujuh hari setelah surat keluar sudah habis. Dengan keputusan ini, Lino yang juga merupakan pemain Black Steel Manokwari Papua Barat dilarang mengikuti kompetisi di kasta profesional maupun amatir, yang dibesut oleh PSSI dan FFI. BACA JUGA: Ricuh Di Laga Futsal PON, Pemain Ini Kena 22 Jahitan

Sumber: Bolalob