Ini Komentar Kapolri soal Pilgub DKI dan Aceh

Situs Taruhan Bola Online Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian berbicara panjang lebar soal Pilkada Aceh dan DKI usai melantik Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan dan Kapolda Aceh Brigjen Rio Septianda Djambak di Mabes Polri Jumat (23/9). “Kami sudah ada Operasi Mantab Praja 2016. Ada konsep operasinya, kami bekerja sama dengan instansi terkait, KPU, Panwaslu, TNI, dan instansi lain. Di sana (Aceh) cukup banyak paslon dan daerah itu adalah daerah (eks) yang ada konflik, potensi konflik, otomatis kita akan memberikan pengamanan ekstra di sana,” kata Tito. Sedangkan soal Jakarta, Tito menambahkan, adalah barometer untuk pemilu yang demokratis di Indonesia. Kalau di Jakarta ini demokratis maka otomatis menjadi etalase bagi yang lain. “Saya sangat mendorong semua pihak dan stakeholder mulai dari KPU, Panwaslu, para paslon, aparat keamanan, media, dan masyarakat mendorong dan mendukung demokrasi yang betul-betul sehat di Jakarta,” imbuhnya. “Kita sudah hampir 18 tahun berdemokrasi usai reformasi tahun 98 lalu di mana kita harus menunjukkan bahwa di Jakarta kita mampu berdemokrasi secara sehat sambung Tito,” ungkap Tito. “Jangan menghalalkan segala cara ya. Termasuk kekerasan. Tidak perlu juga ada isu-isu black campaign seperti masalah suku, agama, ras. Kita semua sama. Kita adalah masyarakat yang berdemokrasi dan egaliter, ” lanjutnya. Menurut Kapolri, di Indonesia siapa pun memiliki kesempatan yang sama sebagai WNI untuk mengajukan dirinya. “Tolong masalah isu-isu yang sensitif enggak usah diangkat. Lebih baik lihat calon berdasarkan kinerjanya,” pintanya. Farouk Arnaz/JAS BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu