PBSI Baru Terima Satu Pendaftar Bakal Calon Ketua Umum

Situs Taruhan Bola Online Jakarta – Sepekan menjelang penutupan pendaftaran bakal calon ketua umum, PP PBSI baru menerima satu pendaftar. Nama itu Gita Wirjawan. Pendaftaran bakal calon ketua umum PBSI dibatasi sampai 27 Oktober pukul 17.00 WIB di kantor PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. Hingga saat ini tim penjaring dan penyaringan bakal calon ketum PBSI baru menerima pengembalian formulir dari petahana, Gita. “Belum ada. Rencananya Bapak Wiranto mau datang untuk mengembalikan formulir, tapi mungkin sore nanti,” kata Ketua Tim Penjaringan dan penyaringan bakal calon ketum PBSI, Fuad Basya, lewat sambungan telepon dengan detikSport pada Jumat (21/10/2016). Gita telah mengembalikan formulir pada 17 Oktober lalu. Pengembalian formulir itu diwakili oleh Ketua Umum Pengprov PBSI Kalimantan Tengah, Barlen, yang didampingi oleh juru bicara tim pendukung Gita, Sofyan Masykur, yang juga sekretaris umum Pengprov PBSI Kalimantan Timur. Ada sekitar 18 pengprov–sebelumnya disebut 20 pengprov PBSI–yang diklaim mendukung Gita. Namun begitu, Fuad tidak bisa menjelaskan detail pengprov pendung Gita. “Saya tidak boleh mengatakannya, namun batas minimal masing-masing bakal calon adalah didukung 10 pengprov. Kemarin itu memang ada 18 pengprov (yang menyatakan dukungan ke Gita Wirjawan). Tapi kami juga tidak bisa menjelaskan lebih detail,” sebut Fuad. Selain Gita, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM Wiranto sebelumnya juga telah menyatakan siap ikut dalam bursa pemilihan Ketua Umum PBSI periode 2016-2020. Itu setelah 22 pengurus provinsi PBSI menyatakan dukungannya kepada dirinya. Di Indonesia terdapat 34 Pengprov PBSI. Seandainya Gita resmi menyertakan rekomendasi dari 18 pengprov, itu artinya rekomendasi pengprov yang tersedia hanya 16. Pun jika Wiranto juga benar didukung 22 pengprov, tidak menutup kemungkinan beberapa daerah memberikan dukungan ganda. “Maka itu nanti setelah resmi kemudian kami verifikasi satu-satu. Apakah ada yang double atau tidak. Melihat double- nya pun tergantung. Misalnya, calon A didukung oleh ketua dan sekretarisnya, sementara calon lainnya didukung wakil Ketua dan sekumnya. Maka yang dipilih yang didukung ketuanya,” “Tapi misalnya keduanya sama-sama didukung ketuanya ya berarti keduanya dianulir. Tapi itulah nanti diverifikasi karena saya sendiri harus benar- benar bersikap netral dalam hal ini,” ungkap dia. Tim penjaringan terdiri dari lima orang. Selain menerima formulir pendaftaran, tim penjaring juga akan melakukan verifikasi kepada bakal calon ketua umum. Selain wajib didukung minimal 10 pengurus provinsi, juga harus WNI, memiliki kemampuan manajemen dan trek rekor baik, serta siap memajukan bulu tangkis Indonesia. Proses verifikasi bakal dilakukan pada 27-30 Oktober. Setelah itu, hasilnya akan dipaparkan untuk dipilih dalam Musyawarah Nasonal PBSI di Surabaya, Jawa Timur pada 30 Oktober- 1 November. (mcy/fem)

Sumber: Sport Detik