Persipura Minta PSSI Tinjau Tenggat 9 Januari

Situs Taruhan Bola Online , Jayapura – Ketua Harian Persipura Jayapura, La Sya, meminta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) meninjau kembali tenggat waktu yang diberikan hingga 9 Januari 2012 kepada klub-klub yang dianggap membelot ke Liga Super Indonesia (LSI). Jika sampai pada waktunya klub-klub LSI tak kembali ke pangkuan PSSI, akan ada hukuman bagi mereka. “Ya tidak bisa begitu caranya. Jika seperti itu, masalah sepak bola Indonesia tidak akan pernah selesai. Ini memang agak rumit, tapi pasti ada cara yang pas agar semua tidak rugi,” kata La Sya, Selasa, 3 Januari 2012. Menurut dia, kebijakan PSSI hanya akan memperpanjang polemik sepak bola. Selayaknya adalah memanggil klub LSI, merundingkan secara bersama dan mencari jalan keluar terbaik. “Tapi ini memang sulit, karena kepemimpinan PSSI saat ini sudah tidak diakui lagi oleh sebagian besar anggota. Jalan satu-satunya harus ada yang mengalah,” ujar La Sya. Untuk menyelamatkan sepak bola nasional dari hukuman FIFA, PSSI pimpinan Djohar Arifin harus mundur. “Itu jalan keluar terakhir, kalau tidak kita semua akan kena imbasnya. Kalau dua liga ini jalan dan kemudian FIFA memberi sanksi pada Indonesia, artinya kita akan merugi besar,” katanya. Persipura sejak awal, kata dia, sudah berniat baik untuk harus ada rekonsiliasi. “Tapi karena PSSI terlalu berkeras dengan pendapatnya, ya beginilah jadinya,” ucapnya. Sebelumnya Ketua Umum PSSI Djohar Arifin menegaskan klub-klub yang bermain di Liga Super Indonesia (LSI) untuk segera menyatakan sikap sebelum 9 Januari 2012. Jika tidak, bakal ada sanksi yang dijatuhkan. Himbauan PSSI kepada klub sebenarnya menindaklanjuti surat FIFA yang dilayangkan ke PSSI pada 21 Desember 2011 lalu. “Saya tidak bisa memperkirakan apa yang akan terjadi, saya kira pasti akan ada PSSI tandingan. Ya kita lihat saja kemudian,” pungkasnya. JERRY OMONA

Sumber: Tempo.co