Ratusan Pengendara Terjaring Operasi Patuh di Pekalongan

Rimanews – Kepolisian Resor Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menjaring 714 pengendara sepeda motor selama Operasi Patuh Candi yang dilaksanakan sejak 27 Mei hingga 1 Juni 2015. Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pekalongan, AKP Adi Pratikno di Pekalongan, Selasa (02/06/2015), mengatakan bahwa ratusan pengendara sepeda motor diberi surat bukti pelanggaran oleh polisi karena tidak memiliki kelengkapan surat dalam berkendaraan. Baca Juga Polisi bakal tilang bus “telolet” Ahok: kenapa cuma saya yang digugat menista agama? Dora girang Aiptu Sutisna cabut laporan “Selama sepekan gelar Operasi Patuh, kami sudah sudah menindak sebanyak 714 pengendara sepeda motor yang tidak membawa surat kelengkapan berkendaraan,” katanya. Menurut dia, sekitar 80 persen, pengendara sepeda motor yang dikenai tilang karena mereka tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) dan sisanya tidak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK) serta kelengkapan lainnya. “Mereka yang diberikan surat bukti pelanggaran, hasrsu mengikuti sidang di pengadilan negeri setempat,” katanya. Ia mengatakan pada Operasi Patuh Candi, polres juga melakukan penertiban parkir sepeda motor dan mobil di lokasi larangan parkir, seperti di Jalan Sultan Agung. Selama Operasi Patuh Candi, kata dia, terjadi dua kejadian kecelakaan yang mengakibatkan korban mengalami luka ringan dengan kerugian hanya ratusan ribu rupiah saja. “Oleh karena itu, kami berharap masyarakat lebih waspada, dan tertib berlalu lintas di jalan raya sebagai upaya mencegah terjadinya peningkatan kecelakaan,” katanya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Tilang , Pengendara Motor , Operasi Patuh Candi , hukum , Nasional

Sumber: RimaNews