Sandi Uno: Tangkal Peredaran Miras Lewat Pendidikan Akhlak Keluarga

Jakarta – Warga ibukota baru saja digemparkan dengan tewasnya 10 orang pemuda yang tewas setelah melakukan pesta minuman keras (miras) atau miniman beralkohol di wilayah Cakung, Jakarta Timur pada Sabtu (26/11) lalu. Menanggapi peristiwa naas tersebut, Calon Wakil Gubernur nomor urut 3 dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, Sandiaga Salahuddin Uno mengaku selain melakukan pengetatan terhadap peredaran minuman beralkohol, peran dari keluarga dan tokoh agama di lingkungan masing-masing sangat berperan dalam mencegah kejadian tersebut terulang kembali. “Kita harus tegas ya kalau untuk minuman keras ini, tentunya peredarannya hanya bisa dilakukan di tempat-tempat yang sudah diperbolehkan, tidak bisa dijual di lingkungan perumahan, dekat tempat ibadah atau sarana pendidikan,” ujar Sandiaga Uno, Senin (28/11) sore ketika mengunjungi permukiman padat penduduk di RT04/RW07, Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat. Ia mengungkapkan saat ini pembatasan minuman beralkohol dengan kadar prosentase tertentu sudah diatur oleh pemerintah dan penjual hanya boleh menjual barang tersebut kepada orang berusia dewasa di atas 17 tahun. “Tapi mau bagaimanapun kita batasi peredarannya semua kembali lagi ke upaya pihak keluarga untuk mengajarkan akhlak dan pendidikan agama kepada anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah,” tambah Sandiaga Uno. Selain itu untuk menambah kegiatan positif sosial dari warganya, Sandiaga Uno yang berpasangan dengan Anies Baswedan juga akan melanjutkan dan semakin memperbanyak Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dan peningkatan kesejahteraan para Ulama, Guru Ngaji, maupun kegiatan Majelis Taklim. “Kegiatan positif di kalangan pemuda juga harus ditingkatkan, jangan sampai karena para pemuda tersebut tidak terfasilitasi kegiatannya malahan terjerumus ke tindakan-tindakan tercela yang dilarang agama maupun membahayakan dirinya sendiri,” tuturnya. Dengan kombinasi antara tindakan preventif dan kuratif yang maksimal, Sandiaga Uno yakin bahwa peredaran minuman beralkohol akan dapat dikurangi atau ditekan agar tidak beredar di lingkungan tempat tinggal warga. “Masyarakat juga harus peduli dengan lingkungannya, bila mengetahui ada pesta miras segera melapor ke pihak kepolisian atau pengurus RT dan RW setempat, karena bila masyarakatnya apatis akan berdampak pada ketidakteraturan hidup di lingkungan warga itu sendiri,” tandas Sandiaga Uno. Carlos Roy Fajarta/FMB Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu