Soal Dualisme Liga, Menpora Serahkan ke PSSI

Situs Taruhan Bola Online VIVAnews – Banyak pihak mendesak agar pemerintah ikut campur tangan terhadap penyelesaian dualisme penyelenggaraan liga yang bergulir di Indonesa musim ini. Jika tidak, kisruh itu akan terus menggelinding. Desakan itu juga datang dari anggota DPR . Salah satunya adalah anggota Komisi X DPR RI, Zul Fadhli. Anggota DPR yang juga Ketua Pengprov PSSI Kalimantan Barat itu mendesak agar kisruh penyelenggaraan liga tidak menjadi bias. Namun, pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng lebih bersikap hati-hati. Menurut Andi, penyelesaian dualisme liga diserahkan ke PSSI. Sebab, pengurus PSSI yang baru ini perlu diberi waktu untuk menyelesaikan sendiri. “Kami akan berikan waktu kepada PSSI untuk mengurusnya karena meraka baru tiga bulan (menjabat),” kata Andi di Jakarta, Sabtu, 3 Desember 2011. Musim ini, kompetisi di Indonesia terjadi dualisme liga. Sebanyak 18 klub memilih berkompetisi di Indonesia Super League (ISL) yang dikelola oleh PT Liga Indonesia dan sebanyak 13 klub memilih berkompetisi di Indonesia Premier League (IPL) di bawah PT Liga Prima Indonesia Sportindo. Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin membantah pihaknya tidak pernah membuka jalur kominikasi. Djohar mengaku tidak keberatan dengan usulan berbagai pihak untuk membuka kembali pintu dialog dengan klub-klub anggotanya yang bermain di ISL. Menurut Djohar, sebelum polemik memanas, pihaknya telah beberapa kali mengajak semua pihak untuk berdialog. “Kami sudah membuka pintu dialog. Bahkan sebelum mendatangkan tim AFC untuk menjelaskan bagaimana regulasi klub profesional,” tegas Djohar. (umi)

Sumber: VivaNews